Search This Blog

Monday, September 18, 2017

Linux BlankOn



1.      Sejarah Blank On

            BlankOn Linux adalah distro linux yang dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) bersama dengan komunitas linux lainnya yang ada di Indonesia.  Nama
BlankOn sendiri diambil dari nama penutup kepala pada suku yang ada di Indonesia. Selain itu BlankOn sendiri mempunyai arti yaitu Blank (angka biner 0) dan On (angka binner 1). Maksudnya dari filosofi tersebut adalah harapan agar pengguna distro BlankOn berubah dari belum sadar (kosong) menjadi sadar (berisi) bahwa ada Linux yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan skill di bidang TI, martabat, dan kemandirian bangsa Indonesia.

2.      Perkembangan Versi

      BlankOn Linux pertama kali berkembang pada tahun 2004 dengan nama “Bianglala”. BlankOn Linux sendiri merupakan turunan dari Distro Fedora core 3. Namun perkembangan BlankOn Linux berhenti sampai versi 1.1. Pada tahun 2007 perkembangan BlankOn dilakukan oleh YPLI dengan mengganti turunan Fedora Core 3 menjadi Ubuntu. Perkembangan BlankOn Linux mengikuti siklus ubuntu yang berkembang dua kali dalam setahun dan mempunyai ciri-ciri yang berbeda dan menunjukkan khas budaya indonesia. 

      Berikut ini rilis dari BlankOn Linux

Tahun Rilis
Nama Kode
Ciri-Ciri
Turunan
 2007
Konde (BlankOn 2.0)
Khas dengan adat Jawa
Ubuntu versi 7.10
Awal 2008
Lontara (BlankOn 3.0)
-            tema khas Sulawesi Selatan
-            Background Kapal Pinisi
-            Dapat menulis Aksara Lontara yang merupakan aksara Bugis
Ubuntu 8.04 LTS
Akhir 2008
Meuligoe (BlankOn versi 4.0)
-            Khas Aceh
-            Background dominan Hijau
Ubuntu versi 8.10
2009
Nanggar (BlankOn versi 5.0)
-             
Ubuntu versi 9.10
2010
Ombilin (BlankOn Versi 6.0)
-

2011 (rilis pada tanggal 17 Agustus 2011)
Pattimura (BlankOn Versi 7.0)
-          Simbol pahlawan Maluku

-
2012
Rote (BlankOn Versi 8.0)
-
-
2013-2014
Suroboyo (BlankOn Versi 9.0)
-
-
2014
Tambora (BlankOn Versi 10.0)

-

3.      Desktop Blank On

      Linux Blank On menggunakan sistem dan linkup desktop (desktop environment) sendiri, Nama dari linkup desktop tersebut adalah Manokwari. Sistem ini bisa bersaing dengan linkup desktop yang sudah ada seperti Gnome, atau KDE.
      Dalam perkembangan terakhir linkup destop Blank On sendiri telah menggabungkan linkup desktop Manokwari dan Gnome versi 3.  Linkup desktop ini sangat sederhana dan tentu kaya akan fitur-fitur nya.

4.      Fasilitas Linux Blank On

Fasilitas yang tersedia dalam Linux BlankOn ini adalah sebagai berikut
a.      HTML5
b.      Antarmuka menggunakan Bahasa Indonesia, sehingga bisa lebih dimengerti oleh orang awam,
c.       Sudah menyertakan dukungan format multimedia yang lengkap, seperti untuk memutar mp3, DVD, dan format lainnya,
d.     Dukungan aksara daerah di Indonesia yang semakin banyak
e.      Menggunakan tema dan tampilan grafis khas Indonesia.
f.       Desktop berkonteks, di mana layar komputer akan berubah sejalan dengan perubahan konteks di luar komputer. Saat ini hanya konteks waktu dan konteks cuaca yang dapat merubah tampilan komputer.
g.      GNOME versi 3.xx sebagai lingkungan desktop atau desktop environment yang sangat sederhana, kaya fitur, serta dukungan BlankOn Panel yang mudah digunakan,
h.      LibreOffice 3.5.xx untuk keperluan perkantoran yang sangat mirip dan kompatibel dengan Microsoft Office,
i.        Peramban web chromium-browser untuk mengakses situs Internet,
j.        Aplikasi surat elektronik Evolution,
k.      Dan Lebih Banyak  aplikasi yang tersimpan dalam lumbung aplikasi.

5.      Support Komputer untuk Os Blank On

      Spesifikasi pada linux blankon ini tidak membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi. Spesifikasi minimal Linux blankon sendiri adalah :
a.      Prosesor setara pentium IV atau celeron dengan kecepatan minimal 500 Mhz
b.      Memori RAM 256 MB
c.      kartu video atau VGA minimal memiliki memori 64 MB untuk efek desktop, dan
d.     harddisk dengan ukuran 6 GB




6.      Repository pada Linux Blank On

a.    Pertama masuk ke dalam terminal terlebih dahulu
b.    Kemudian masuk sebagai administrator dengan mengetikan perintah :
Sudo SU
c.    Masukkan nama dan password terlebih dahulu
d.   Lalu update terlebih dahulu sources.list dengan perintah
Nano /etc/apt/source.list
e.    Salin kode berikut pada sources.list
## Repository BlankOn X Tambora    
deb http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora main restricted extras extras-restricted
deb-src http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora main restricted extras extras-restricted

## Repository BlankOn X Tambora Updates    
deb http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora-updates main restricted extras extras-restricted
deb-src http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora-updates main restricted extras extras-restricted    

## Repository BlankOn X Tambora Security    
deb http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora-security main restricted extras extras-restricted
deb-src http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora-security main restricted extras extras-restricted


f.          Kemudian simpan dengan perintah CTRL + O
g.         Kemudian lakukan update dengan perintah
Apt-get update
h.         Tunggu sampai proses  selesai
i.           Pada saat update repository pastikan komputer terhubung dengan jaringan internet

7.      Cara Menginstall Linux Blank On

a.      Persiapkan CD BlankOn untuk proses instalasi.
b.      Backup atau buat cadangan dari data penting Anda ke media penyimpanan cadangan (seperti Flash Disk, Harddisk lain, CD/DVD).
c.       Lakukan penyetelan BIOS agar komputer membaca CD terlebih dahulu untuk proses booting. 
d.     Pertama akan muncul tampilan selamat datang, Lalu pilih bahasa pada proses instalasi
e.      Selanjutnya adalah pembagian waktu atau memilih zona waktu
f.       Lalu perintah selanjutnya yaitu tujuan installasi/Pemasangan.
g.      Kemudian menu selanjutnya adalah pembagian Partisi 
h.      Langkah selanjutnya yaitu mengisi Personal data
i.        Berikutnya yaitu Ringkasan Pemasangan 
j.        Lalu tunggu proses pemasangan selesai 
k.      Setelah proses pemasangan selesai maka sistem akan restart sendiri

 

No comments:

Post a Comment