1.
Sejarah Blank
On
BlankOn
Linux adalah distro linux yang dikembangkan oleh Yayasan
Penggerak Linux Indonesia (YPLI)
bersama dengan komunitas linux lainnya yang ada di Indonesia. Nama
BlankOn sendiri diambil dari nama penutup
kepala pada suku yang ada di Indonesia. Selain itu BlankOn sendiri mempunyai
arti yaitu Blank (angka biner 0) dan On (angka binner 1). Maksudnya dari
filosofi tersebut adalah harapan agar pengguna distro
BlankOn berubah dari belum sadar (kosong) menjadi sadar (berisi) bahwa ada
Linux yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan skill di bidang TI, martabat,
dan kemandirian bangsa Indonesia.
2.
Perkembangan
Versi
BlankOn Linux pertama kali berkembang pada
tahun 2004 dengan nama “Bianglala”. BlankOn Linux sendiri merupakan turunan
dari Distro Fedora core 3. Namun perkembangan BlankOn Linux berhenti sampai
versi 1.1. Pada tahun 2007 perkembangan BlankOn dilakukan oleh YPLI dengan
mengganti turunan Fedora Core 3 menjadi Ubuntu. Perkembangan BlankOn Linux
mengikuti siklus ubuntu yang berkembang dua kali dalam setahun dan mempunyai
ciri-ciri yang berbeda dan menunjukkan khas budaya indonesia.
Berikut ini rilis dari BlankOn Linux
|
Tahun Rilis
|
Nama Kode
|
Ciri-Ciri
|
Turunan
|
|
2007
|
Konde (BlankOn 2.0)
|
Khas dengan adat Jawa
|
Ubuntu versi 7.10
|
|
Awal 2008
|
Lontara (BlankOn 3.0)
|
-
tema khas Sulawesi Selatan
-
Background Kapal Pinisi
-
Dapat menulis Aksara Lontara yang merupakan aksara
Bugis
|
Ubuntu 8.04 LTS
|
|
Akhir 2008
|
Meuligoe (BlankOn
versi 4.0)
|
-
Khas Aceh
-
Background dominan Hijau
|
Ubuntu versi 8.10
|
|
2009
|
Nanggar (BlankOn versi 5.0)
|
-
|
Ubuntu versi 9.10
|
|
2010
|
Ombilin (BlankOn Versi 6.0)
|
-
|
|
|
2011 (rilis pada tanggal 17
Agustus 2011)
|
Pattimura (BlankOn Versi 7.0)
|
-
Simbol pahlawan Maluku
|
-
|
|
2012
|
Rote (BlankOn Versi 8.0)
|
-
|
-
|
|
2013-2014
|
Suroboyo (BlankOn Versi 9.0)
|
-
|
-
|
|
2014
|
Tambora (BlankOn Versi 10.0)
|
|
-
|
3.
Desktop Blank
On
Linux Blank On menggunakan sistem dan
linkup desktop (desktop environment) sendiri, Nama dari linkup desktop tersebut
adalah Manokwari. Sistem ini bisa bersaing dengan linkup desktop yang sudah ada
seperti Gnome, atau KDE.
Dalam perkembangan terakhir linkup destop
Blank On sendiri telah menggabungkan linkup desktop Manokwari dan Gnome versi
3. Linkup desktop ini sangat sederhana
dan tentu kaya akan fitur-fitur nya.
4.
Fasilitas
Linux Blank On
Fasilitas
yang tersedia dalam Linux BlankOn ini adalah sebagai berikut
a.
HTML5
b.
Antarmuka menggunakan Bahasa
Indonesia, sehingga bisa lebih dimengerti oleh orang awam,
c.
Sudah menyertakan dukungan format multimedia
yang lengkap, seperti untuk memutar mp3, DVD, dan format lainnya,
d.
Dukungan aksara daerah di Indonesia
yang semakin banyak
e.
Menggunakan tema dan tampilan
grafis khas Indonesia.
f.
Desktop berkonteks, di mana
layar komputer akan berubah sejalan dengan perubahan konteks di luar komputer.
Saat ini hanya konteks waktu dan konteks cuaca yang dapat merubah tampilan
komputer.
g.
GNOME versi 3.xx sebagai
lingkungan desktop atau desktop environment yang sangat sederhana, kaya fitur,
serta dukungan BlankOn Panel yang mudah digunakan,
h.
LibreOffice 3.5.xx untuk
keperluan perkantoran yang sangat mirip dan kompatibel dengan Microsoft Office,
i.
Peramban web chromium-browser
untuk mengakses situs Internet,
j.
Aplikasi surat elektronik
Evolution,
k.
Dan Lebih Banyak aplikasi yang tersimpan dalam lumbung aplikasi.
5.
Support
Komputer untuk Os Blank On
Spesifikasi pada linux blankon ini tidak
membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi. Spesifikasi minimal Linux blankon
sendiri adalah :
a.
Prosesor setara
pentium IV atau celeron dengan kecepatan minimal 500 Mhz
b.
Memori RAM 256
MB
c.
kartu video
atau VGA minimal memiliki memori 64 MB untuk efek desktop, dan
d.
harddisk dengan
ukuran 6 GB
6.
Repository
pada Linux Blank On
a.
Pertama masuk
ke dalam terminal terlebih dahulu
b.
Kemudian
masuk sebagai administrator dengan mengetikan perintah :
Sudo SU
c.
Masukkan nama
dan password terlebih dahulu
d.
Lalu update
terlebih dahulu sources.list dengan perintah
Nano /etc/apt/source.list
e.
Salin kode
berikut pada sources.list
|
## Repository
BlankOn X Tambora
deb
http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora main restricted extras
extras-restricted
deb-src
http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora main restricted extras
extras-restricted
## Repository
BlankOn X Tambora Updates
deb
http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora-updates main restricted
extras extras-restricted
deb-src
http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora-updates main restricted
extras extras-restricted
## Repository
BlankOn X Tambora Security
deb
http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora-security main restricted
extras extras-restricted
deb-src
http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon tambora-security main restricted
extras extras-restricted
|
f.
Kemudian
simpan dengan perintah CTRL + O
g.
Kemudian
lakukan update dengan perintah
Apt-get
update
h.
Tunggu sampai
proses selesai
i.
Pada saat
update repository pastikan komputer terhubung dengan jaringan internet
7.
Cara
Menginstall Linux Blank On
a.
Persiapkan CD
BlankOn untuk proses instalasi.
b.
Backup atau
buat cadangan dari data penting Anda ke media penyimpanan cadangan (seperti
Flash Disk, Harddisk lain, CD/DVD).
c.
Lakukan
penyetelan BIOS agar komputer membaca CD terlebih dahulu untuk proses booting.
d.
Pertama akan
muncul tampilan selamat datang, Lalu pilih bahasa pada proses instalasi
e.
Selanjutnya
adalah pembagian waktu atau memilih zona waktu
f.
Lalu perintah
selanjutnya yaitu tujuan installasi/Pemasangan.
g.
Kemudian menu
selanjutnya adalah pembagian Partisi
h.
Langkah
selanjutnya yaitu mengisi Personal data
i.
Berikutnya
yaitu Ringkasan Pemasangan
j.
Lalu tunggu
proses pemasangan selesai
k.
Setelah proses
pemasangan selesai maka sistem akan restart sendiri
No comments:
Post a Comment